Novel ini berkisah tentang istri dan ibunda nabi. Lahir sebagai outri bangsawan, lalu dijadikan budak, hingga tampil sebagai istri sang nabi
Setangkai mawar akan tetap indah, meskipun telah tiada meninggalkan kesan yang tak terlupakan. Aisyah adalah mawar yang tumbuh mekar mewangi di gurun-gurun mesir memamh teguh akidahnya, percaya akan Allah yang maha tunggal bahkan hingga jilatan lidah api menyentuh kulitnys. Aisya seorang ibu yang mengasuh Musa yang ditemukannya terhanyut di NIL, seorang muslimah yang sungguh pantas menjadi teladan
Semua orang memfitna dan mencelanya sang putri pun terusir dengan bayinya tanpa suara ia seret langkahnya demi membesarkan buah hatinya